Pelatihan

pembuatan postingan melalui blog masing-masing di tiap kelas TPB

PERTANIAN KABUPATEN SUBANG

Subang adalah daerah asal saya, Santi Puspita Sari dari Fakultas Ekonomi Manajemen, departemen ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Subang adalah salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat, jika dilihat secara letak astronomisnya Subang berbatasan langsung dengan kota Bandung di sebelah selatannya, batas wilayah Subang sebelah utara yaitu Pantai Utara Jawa, selanjutnya batas wilaya Subang di sebelah timur yaitu Kabupaten Indramayu dan batas sebelah barat adalah Kabupaten Purwakarta. Secara geografis, letak subang berada di jalur transportasi utama di Pulau Jawa tepatnya di daerah Pantura yang memiliki iklim pesisi yang cenderung panas, namun di sebagian wilayah kabupaten Subang, memiliki iklim pegunungan juga sehingga kondisi alam yang seperti ini sangat menguntungkan bagi penduduk kabupaten Subang, terutama dalam bidang pertanian.
Daerah Subang menghasilkan produk pertanian yang beraneka ragam, mulai dari daerah pesisir pantai yang menghasilkan ikan-ikan laut dan garam serta padi, juga dari daerah pegunungan yang menghasilkan sayuran, daun teh serta buah nanas. Bahkan dari daerah yang berada di antara pegunungan tepatnya daerah Kalijati yang menanamkan berhektare-hektare pohon karet yang diolah menjadi karet jadi nantinya dan daerah sebelah utara dari Kalijati yaitu Pagaden yang menghasilkan produk tani yaitu tanaman tebu untuk diolah menjadi gula.
Hingga saat ini, Subang diberi maskot sebagai “Kota Nanas” yang sangat terkenal di wilayah lain sebagai penghasil buah nanas yag rasanya tidak diragukan lagi rasanya yang begitu legit jika diicip lidah, sehingga diberi nama nanas madu yang hanya dapat ditemui di daerah Subang saja. Hal ini dibuktikan melalui patung nanas yang besar dibangun oleh Bupati Subang di perempatan jalan Cagak, sebagai apresiasi kepada publik bhwa kabupaten Subang adalah Kota Nanas. Selain nanas, komoditi utama dari sektor pertanian dari wilayah subang yaitu karet, baik karet mentah atau karet setengah jadi.
Kabupaten Subang bukanlah suatu wulayah yang memiliki area yang luas, meskipun begitu saya sebagai putra Subang merasa cukup bangga atas daerah Subang dalam hal pertaniannya. Hal ini dikarenakan meskipun wilayah Subang cakupannya tak begitu luas , namun hasil pertaniannya tersohor di wilayah lain. Mungkin ada yang beranggapan bahwa daerah subang itu daerah yang bsa dikatakan perkampungan dan belum mmpu dikkatakan sebagai kota metro, tapi disisi lain sektor pertanian daerah Subang itu justru baik. Hasil-hasil pertanian dari Subang yang berpa karet diekspor ke luarnegri untuk diolah menjadi bahan baku karet ban ataupun untuk dipergunakan sebagai bahan baku ebonit. Hal ini tentu sangat membantu perekonomian bangsa karena telah membantu meringankan beban hutang negara, dan membantu menaikkan laju devisa negara yang nantinya dapat berdampak pada kesejahteraan bangsa. Namun untuk buah nanas belum ekspor karena masih dalam tahap peningkatan mutu.

 

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!